Ketika berita bencana alam bertubi dan tsunami yang melanda Indonesia seperti terjadi di Lombok, Palu, Banten dan Lampung tempo lalu, para siswa SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD MuhlaS) tidak tinggal diam. Lembaga pendidikan Muhammadiyah ini bersimpati dan berempati dengan melakukan terbaik untuk meringankan penderitaan anak bangsa yang ada di sana.

Sekolah beralamatkan di jalan Dupak Bangunsari 35-50 Surabaya dengan semangat Ta’awun untuk Negeri satu minggu setelah berita itu tersiar para siswa mulai membuka kotak sumbangan kembali untuk meringankan saudara-saudara yang mengalami musibah. Bahkan sampai saat ini masih menerima apabila masyarakat menyalurkan donasi aksi kemanusiaan.

Sebanyak 716 siswa SD MuhlaS dengan senang hati bergantian mengumpulkan dana sosial ke wali kelas masing masing mulai dari Rp 10.000 sampai Rp 1.000.000.

Irwan M.Pd Kepala Sekolah mengatakan Indonesia berada dalam cincin api sehingga potensi bencana, baik gempa dan tsunami tidak jarang terjadi. Dengan begitu SD MuhLas, lanjut Irwan mempunyai cara tersendiri.

Irwan menuturkan, bahwa kegiatan pengumpulan dana sosial rutin dilaksanakan para siswa SD MuhlaS setiap ada bencana baik bersekala nasional maupun lokal.

“Pengumpulan dana sosial untuk korban baik gempa, tsunami kali ini mencapai Rp 15.889.000 dan diserahkan melalui Lazizmuh Kota Surabaya Kamis (17/1) siang ini,” tandas Irwan.

Dia berharap semoga donasi tersebut bisa membantu meringankan beban para saudara kita yang tertimpa bencana tsunami dan Allah Swt memberikan kesabaran, mencukupkan kebutuhan, serta memulihkan keadaan seperti semula. (Mursiah/Abd)

Semangat Ta’awun Menginspirasi Siswa MuhlaS untuk Berbagi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *